UCAPAN SANG JURU TAKTIK GALATASARAY DAN CHELSEA

By | February 26, 2014

downloadSang juru taktik, Roberto Mancini, menilai timnya sendiri sulit untuk melewati pertandingan dengan klub Chelsea ini di babak yang ke 16 besar Liga Champions. Mancini juga sempat mengungkapkan Galatasaray tidak mempunyai kesempatan atau peluang untuk mengalahkan tim kubunya yakni, Chelsea.

Meski demikian, Mancini juga mengunggulkan yang sedang pemimpin klasemen tersebut sementara di Liga Inggris, tidak menghilangkan harapan dari klubnya untuk membuat sebuah kejutan ketika klub Galatasaray menerima kedatangan klub yang kini di puncak klasemen di Turk Telekom Arena di Istanbul, hari Rabu, tanggal 26 Februri 2014 malam atau hari Kamis 27 Februari 2014 hari ini WIB pada pertandingan leg yang pertama.

“Kami tidak mempunyai harapan atau kesempatan meski pertandingan ini di kandang kami.” ungkap sang pelatih yang berasal dari Italia itu, yang membela tim Turki tersebut sejak September yang lalu, seperti yang lansir oleh London Evening Standard. “The Blues lebih baik, dan salah satu klub yang terbaik di Eropa.”

“Akan tetapi, bagi klub Galatasaray, bermain laga dengan klub Chelsea merupakan momen yang sangat bagus dan kami akan melakukan yang terbaik untuk pendukung-pendukug kami.”

Dalam pertandingan ini, pelatih Mancini segera bertemu muka langsung dengan pelatih Chelsea, Jose Mourinho, orang yang sudah menggantikan dirinya sejak tahun 2008 sebagai sang juru taktik di tim Inter Milan dan dia juga telah membawa tim Italia tersebut meraih penghargaan di Liga Champions pada 2010. Meski Mourinho sudah membawa Nerazurri menuju ke gelar yang pertama kali tahun 1965, Mancini tidak percaya pelatih yang berasal dari Portugal tersebut memiliki rekor yang baik.

“Mourinho sempat memenangi di Liga Champions dikarenakan Mou mendapatkan tim yang baik.” tutur mantan stricker tim nasional Italia tersebut.” Dia juga mendapat tim yang sebagus itu, seperti Manchester Biru, saya yang membangkitnya.” tambahnya.

“Untuk memenangi di Liga Champions, Anda harus mempunyai keberuntungan. Liga Champions merupakan suata ajang yang sangat sulit tetapi ini aneh. Aneh dikarenakan Anda bisa saja memenangi grup di bulan Oktober, November, Desember, dan setelah itu, mungkin di bulan Februari babak ini dengan sistem gugur, semuanya akan menjadi berubah.”

Pelatih yang sudah berusia 49 tahun tersebut juga berbicara tentang diberhentikan dirinya oleh klub City, padahal dia bisa berhasil memenangin penghargaan di Liga Inggris bersama Manchester City pada tahun 2012. Mancini juga langsung terkejut karena sewaktu-waktu kehilangan perkerjaan gara-gara dia tidak bisa mempersembahkan satu pun keberhasilan pada tahun yang lalu.

“Aku yang mengubah semua sejarah di City.” ungkap Mancini. “Aku mengubah sejarah City di lapangan.”

“Aku mengetahui dengan baik dalam dunia sepak bola tidak semua pekerjaan bisa hilang begitu saja dengan baik meski ketika Anda sudah menang. Tapi, aku selalu saja memiliki hubungan yang baik dengan Manager klub. Aku tidak mengerti tentang ini terjadi begitu saja.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *