RIETHER DIHUKUM UNTUK 3 LAGA TIDAK BOLEH BERTANDING

By | November 7, 2013

Adnan JanujazPihak FA (Football Association) akhirnya memberikan hukuman kepada pemain Sascha Riether untuk tiga kali laga tidak boleh bertanding, sesudah dirinya mengaku bersalah dengan melakukan tindakan keras terhadap pemain andalan Manchester United, yakni Adnan Janujaz.

Peristiwa itu berlangsung pada saat Setan Merah bermain ke kandang Fulham, di dalam laga lanjutan kompetisi Premier League pada akhir pekan yang lalu. Di dalam pertandingan yang berakhir dengan skor telak 3-1 kemenangan untuk klub Setan Merah, kelihatannya pada video rekaman pemain Sascha Riether dengan ganasnya menginjak bagian pergelangan kaki Adnan Janujaz.

“Sesudah sidang komisi regulasi independen pada hari ini (waktu setempat), pemain klub Fulham, Sascha Riether sudah dilarang bermain selama tiga laga dan dia harus menerima hukuman itu tersebut dengan tindakan kekerasannya terhadap Adnan Janujaz,” demikian pernyataan situs resmi pihak FA.

Sidang FA yang beranggota dari tiga eks wasit, yaitu Eddie Wolstenholme, Alan Wiley, dan Steve Dunn menyepakati keputusan bahwa peristiwa itu adalah murni tindakan kekerasan. Sementara itu perbuatan berbahaya seperti itu tidak terlihat oleh sang wasit, Lee Probert dan juga asistennya.

“Peristiwa yang melibatkan pemain Manchester United, Adnan Janujaz, dan tak terlihat oleh ofisial laga tetapi sudah tertangkap oleh kamera,” sambung pernyataan itu tersebut.

Sebelumnya, Sascha Riether sendiri sudah mengakui bahwa ada unsur kesengajaa dari dirinya untuk menginjak bagian pergelangan kaki Adnan Janujaz yang pada saat itu tengah dalam keadaan terjatuh. Bek asal internasional Jerman itu tersebut mengatakan tindakannya itu adalah bagian dari bentuk frustasi.

Dengan hukuman yang diterima oleh pemain Sascha Riether, maka pemain bek yang kini berumur 30 tahun itu bakal absen pada saat membela Fulham melawan Liverpool, West Ham United, dan Swansea City.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *