DI MARIA: “TERIMA KASIH, MOURINHO”

By | December 14, 2013

Angel Di MariaSalah seorang pemain muda Real Madrid yang bernama Angel Di Maria mengungkapkan bahwa dirinya merasa telah kehilangan seorang pelatih, dan pelatih yang ia maksud ini adalah Jose Mourinho. Pasalnya, menurut pengakuan dari Di Maria sendiri, ia mengatakan bahwa ia mulai bisa berkembang dan mengalami perubahan itu semua karena berkat sentuhan dari sang pelatih kelahiran Portugal tersebut saat ia masih membesut klub El Real.

Sedangkan hadirnya Di Maria di tengah Santiago Bernabeu juga berkat bantuan sang pelatih Mou yang telah menjemputnya. Namun setelah Di Maria bekerja sama dengan sang pelatih yang berjulukan The Special One itu dalam kurun waktu tiga musim, akhirnya kebersamaan antara kedua tersebut terpaksa harus diputuskan di awal musim kali ini setelah Mou angkat koper dari santiago Bernabeu dan membesut klub Chelsea. Dan mulai dari sanalah sang pemain sayap asal Argentina itu merasa kehilangan terhadap Mou.

“Saya bisa mengalami perubahan yang baik dan bisa merasakan perubahan yang semakin berkembang, itu semua karena berkat bantuan Jose Mourinho. Saya juga sudah banyak mempelajari berbagai macam hal dari dirinya. Dan kali ini saya bisa menjadi lebih dewasa pun tidak lepas kaitannya dengan Mou. Ia juga sudah banyak membantu dan mendukung saya, sehingga saya bisa semakin maju dan ia juga bersedia untuk mengorbankan waktunya untuk semua anggota tim. Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar- besarnya kepada Mou yang selama ini telah menjadi motivasi saya.” ungkap Angel Di Maria.

Seperti yang diketahui bahwa pada sebelumnya Angel Di Maria mulai bergabung dengan El Real setelah Mourinho menjemputnya dari klub Benefica. Dan ia juga sering kali mengajarkan para pemainnya untuk turun dan membangun pertahanan yang kokoh apabila mereka tidak berhasil membangun serangan terhadap setiap tim lawan yang mereka hadapi, dan kunci utama yang ia ajarkan kepada setiap pemainnya yaitu kekompakan dalam tim.

“Saat masih menjadi pelatih klub El Real, Mou pernah mengatakan langsung kepada saya bahwa saya akan mampu menjadi penyerang, dan saya juga bisa membantu tim untuk membangun sebuah serangan yang kuat. Selama Mou masih melatih klub kami, apabila tim kami mulai diserang maka saya juga tidak akan hanya diam saja, pastinya saya akan selalu merespon setiap serangan- serangan dari tim lawan. Saya bisa merasakan, saya yang dulu dan yang sekarang ini sudah terdapat banyak perbedaan, baik secara teknik maupun secara taktik strategi.” tambah sang winger berusia 25 tahun itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *