CONTE PASRAH BUFFON HARUS DIUSIR KELUAR LAPANGAN

By | January 26, 2014

365LIGAJuventus gagal melanjutkan kemenangan beruntun mereka di ajang liga Italia pada pekan ini. Namun, setidaknya mereka masih sanggup membawa pulang satu poin kala melawan Lazio beberapa jam yang lalu dengan skor 1-1.

Pada laga tersebut, penjaga gawang Juventus, Gianluigi Buffon, memang harus mandi lebih awal dari pemain lainnya karena dianggap melakukan pelanggaran di kotak terlarang, sehingga dirinya pun harus menerima kartu merah dari sang wasit. Menanggapi hal tersebut, Antonio Conte, pelatih dari Juventus tersebut mengakui dirinya hanya bisa pasrah melihat kipernya harus diusir oleh sang wasit.

Buffon diusir oleh sang wasit saat laga baru saja memasuki menit ke 25. Pelanggaran dari Buffon terhadap Miroslav Klose tersebut memang membuat dirinya harus menerima hukuman kartu merah dan juga timnya harus memberikan hadiah penalti pada Lazio. Conte sendiri memang menyadari pelanggaran dari Buffon memang bisa membuat dirinya diusir.

“Jelas rasa kecewa yang saya rasakan karena adanya peraturan yang seperti ini. Bagi saya, hadiah penalti bagi mereka sudah bisa dikatakan cukup dan harusnya tidak perlu sampai memberikan hukuman kartu merah.” Jelas Conte, pria yang juga pernah menjadi pemain penting bagi Juventus.

“Hal ini sudah pernah saya ungkapkan selama ini, hal seperti ini apakah akan menjadi keuntungan bagi kami atau merugikan kami, ini juga jelas akan merusak sebuah pertandingan, memang tidak selalu kartu merah yang diberikan oleh wasit, terkadang wasit juga akan berikan kartu kuning saja atas pelanggaran yang seperti ini. Sehingga, keputusan ini memang tidak bisa dipastikan.” Sambungnya.

Keluarnya Buffon di awal pertandingan, jelas membuat Conte harus merubah taktik dan strateginya di laga tersebut. Carlos Tevez yang awalnya bermain di sisi kiri, akhirnya pun harus ditempatkan di lini depan dimana mereka harus bermain dengan 10 pemain.

“Kami memiliki sejumlah pemain yang sanggup ditempatkan di berbagai tempat, namun tidaklah di bagian posisi depan jantung pertahanan. Vidal, Marchisio, Pirlo dan juga Pogba adalah pemain-pemain yang pas untuk di tempatkan di lini tengah.” ujar Conte.

“Tevez telah menjalankan tugasnya dengan sangat baik saat bermain di sisi kiri saat kami melakukan serangan pada Lazio, namun akhirnya saya menempatkan dirinya untuk mendampingi Llorente di lini dengan, dimana kami memainkan formasi dengan skema 3-4-2.” Tutup Conte.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *